Skip to main content

TERNYATA EMPAT IMAM MADZHAB BESAR MENYATAKAN BAHWA SUNNAH RASULULLAH

TERNYATA EMPAT IMAM MADZHAB BESAR...  MENYATAKAN BAHWA SUNNAH RASULULLAH...???

Berikut ini kutipan beberapa pernyataan para imam rahimahumullah yang hendaknya dicermati oleh para pengikutnya dan dijadikannya sebagai salah satu landasannya dalam beragama.

1. Abu Hanifah (Imam Hanafi)
Beliau imam madzhab pertama
a. "Jika suatu hadits shahih, itulah madzhabku" [Ibnu Abidin dalam kitab al-Hasyiyah (I/63) dan kitab Rasmul Mufti (I/4) dari kumpulan-kumpulan tulisan Ibnu Abidin. Juga oleh Syaikh Shalih al-Filani dalam kitab Iqazhu al-Humam hlm 62 dan lain-lain]
Ibnu Abidin menukil dari Syarah al-Hidayah karya Ibnu Syahnah al-Kabir, seorang guru Ibnul Humam, yang berbunyi:
“Bila suatu hadits shahih sedangkan isinya bertentangan dengan madzhab kita, yang diamalkan adalah hadits.” Hal ini merupakan madzhab beliau dan tidak boleh seseorang muqallid menyalahi hadits shahih dengan alasan dia sebagai pengikut Hanafi, sebab secara sah disebutkan dari Imam Abu Hanifah bahwa beliau berpesan, “Jika suatu hadits shahih, itulah madzhabku”. Begitu juga Imam Ibnu Abdul Barr meriwayatkan dari para imam lain pesan semacam itu.
b. “Tidak halal bagi seseorang mengikuti perkataan kami bila ia tidak tahu dari mana kami mengambil sumbernya.” [Ibnu Abdul Barr dalam kitab al-Intiqa fi Fadhail ats-Tsalatsah al-Aimmah al-Fuqaha hlm 145, Ibnu Qayyim dalam I’lamul Muwaqi’in (II/309), Ibnu Abidin dalam Hasyiyah al-Bahri ar-Raiq (VI/293), dll]
c.  "Kalau saya mengemukakan suatu pendapat yang bertentangan dengan al-Qur’an dan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tinggalkanlah pendapatku itu.” [Al-Filani dalam kitab al-Iqazh hlm 50, menisbatkannya kepada Imam Muhammad]

2. Imam Malik bin Anas
a.  “Saya hanyalah seorang manusia, terkadang salah, terkadang benar. Oleh karena itu telitilah pendapatku. Bila sesuai dengan al-Qur’an dan sunnah, ambillah, dan bila tidak sesuai dengan al-Qur’an dan sunnah, tinggalkanlah.” [Ibnu Abdul Barr dan dari dia juga Ibnu Hazm dalam kitabnya Ushul al-Ahkam (VI/149), begitu pula al-Fulani hlm. 72]
b.  "Siapa pun perkataannya bisa ditolak dan bisa diterima, kecuali hanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri.” [Di kalangan ulama mutaakhir hal ini populer dinisbatkan kepada Imam Malik dan dinyatakan shahihnya oleh Ibnu Abdul Hadi dalam kitabnya Irsyad as-Salik (1/227).
c. Ibnu Wahhab berkata, “Saya pernah mendengar Malik menjawab pertanyaan orang tentang menyela-nyela jari-jari kaki dalam wudhu, jawabnya, ‘Hal itu bukan urusan manusia.’ Ibnu Wahhab berkata, ‘Lalu saya tinggalkan beliau sampai orang-orang yang mengelilinginya tinggal sedikit, kemudian saya berkata kepadanya, ‘Kita mempunyai hadits mengenai hal tersebut’. Dia bertanya, ‘Bagaimana hadits itu?’ Saya menjawab, ‘Laits bin Sa’ad, Ibnu Lahi’ah, Amr bin Harits, meriwayatkan kepada kami dari Yazid bin ‘Amr al-Mu’afiri, dari Abi ‘Abdurrahman al-Habali, dari Mustaurid bin Syaddad al-Qurasyiyyi, ujarnya, "Saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggosokkan jari manisnya pada celah-celah jari-jari kakinya’. Malik menyahut, ‘ Hadits ini hasan, saya tidak mendengar ini sama sekali, kecuali kali ini. ‘ Kemudian di lain waktu saya mendengar dia ditanya orang tentang hal yang sama, lalu beliau menyuruh orang itu untuk menyela-nyela jari-jari kakinya" [Muqaddimah kitab al-Jarh Wa at-Ta’dil, karya Ibnu Abi Hatim, hlm 31-32 dan diriwayatkan secara lengkap oleh Baihaqi dalam Sunnan-nya (I/81)]

3. Imam Syafi’i
Banyak riwayat-riwayat yang dinukil dari beliau dalam masalah ini. Ibnu Hazm berkata dalam kitabnya (VI/118), “Para ahli fiqh yang ditaqlidi telah menganggap batal taqlid itu sendiri. Mereka melarang para pengikutnya untuk taqlid kepada mereka. Orang yang paling keras dalam melarang taqlid ini adalah Imam Syafi’i. Beliau dengan keras menegaskan agar mengikuti hadits-hadits yang shahih dan berpegang pada ketetapan-ketetapan yang digariskan dalam hujjah selama tidak ada orang lain yang menyampaikan hujjah yang lebih kuat serta beliau sepenuhnya berlepas diri dari orang-orang yang taqlid kepadanya dan dengan terang-terangan mengumumkan hal ini. Semoga Allah memberi manfaat kepada beliau dan memperbanyak pahalanya. Sungguh pernyataan beliau menjadi sebab mendapatkan kebaikan yang banyak.

Di antara pesan Imam Syafi’i :
a.  “Setiap orang harus bermadzhab kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan mengikutinya. Apa pun pendapat yang aku katakan atau sesuatu yang aku katakan itu berasal dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tetapi ternyata berlawanan dengan pendapatku, apa yang disabdakan oleh Rasulullah itulah yang menjadi pendapatku.”  [Diriwayatkan Hakim dengan sanad bersambung kepada Imam Syafi’i seperti tersebut dalam kitab Tarikh Damsyiq, karya Ibnu Asakir (XV/1/3), I’lam al-Muwaqi’in (II/363-364), al-Iqazh hlm 100]
b.  "Seluruh muslim telah sepakat bahwa orang yang secara jelas telah mengetahui suatu hadits dari Rasulullah, tidak halal meninggalkannya guna mengikuti pendapat seseorang" [Ibnu Qayyim (II/361) dan al-Filani hlm 68]
c.  “Bila kalian menemukan dalam kitabku sesuatu yang berlainan dengan hadits Rasulullah, peganglah hadits Rasulullah itu dan tinggalkan pendapatku itu.”  [Harawi dalam kitab Dzamm al-Kalam (III/47/1), al-Khathib dalam Ihtijaj bi asy-Syafi’i (VIII/2), Ibnu Asakir (XV/9/1), Nawawi dalam al-Majmu’ (I/63), Ibnu Qayyim (II/361), dll]
d.  “Bila suatu Hadits shahih, itulah madzhabku” [Nawawi, dalam Al-Majmu’, Sya’rani (I/57) dan ia nisbatkan kepada Hakim dan Baihaqi, Filani hlm 107]
e.  “Kalian lebih tahu tentang hadits dan para rawinya daripada aku. Apabila suatu hadits itu shahih, beritahukanlah kepadaku biar di manapun orangnya, apakah di Kuffah, Bashrah, atau Syam, sampai aku pergi menemuinya.” [Ucapan ini ditujukan kepada Imam Ahmad bin Hanbal, diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dalam kitab Adabu asy-Syafi’i hlm 94-95, Abu Nu’aim dalam al-Hilyah (IX/106), al-Khatib dalam al-Ihtijaj (VIII/1), diriwayatkan pula oleh Ibnu Asakir dari beliau (XV/9/1), Ibnu Abdil Barr dalam Intiqa hlm 75, dll]
f.  "Bila suatu masalah ada haditsnya yang sah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menurut kalangan ahli hadits, tetapi pendapatku menyalahinya, pasti aku akan mencabutnya, baik selama aku hidup maupun setelah aku mati.”  [Abu Nu’aim dalam al-Hilyah (IX/107), al-Harawi (47/1), Ibnu Qayyim dalam al-I’lam (II/363) dan Al-Filani hlm 104]
g.  "Bila kalian mengetahui aku mengatakan suatu pendapat yang ternyata menyalahi hadits Nabi yang shahih, ketahuilah bahwa hal itu berarti pendapatku tidak berguna” [Ibnu Abi Hatim dalam Adabu asy-Syafi’i hlm 93, Abul Qasim Samarqandi dalam al-Amali seperti pada al-Muntaqa, karya Abu Hafs al-Muaddib (I/234), Abu Nu’aim dalam al-Hilyah (IX/106), dan Ibnu Asakir (15/10/1) dengan sanad shahih]
h. "Setiap perkataanku bila berlainan dengan riwayat yang shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, hadits Nabi lebih utama dan kalian jangan bertaqlid kepadaku.” [Ibnu Abi Hatim hlm 93, Abu Nu’aim dan Ibnu Asakir (15/9/2) dengan sanad shahih]
i.  “Setiap hadits yang datang dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, berarti itulah pendapatku, sekalipun kalian tidak mendengarnya sendiri dari aku.”  [Ibnu Abi Hatim hlm 93-94]

4. Imam Ahmad bin Hambal
a.  “Janganlah engkau taqlid kepadaku atau kepada Malik, Syafi’i, Auza’i dan Tsauri, tetapi ambillah dari sumber mereka mengambil.”  [Al-Filani hlm 113 dan Ibnu Qayyim dalam al-I’lam (II/302)]
Pada riwayat lain disebutkan :  Janganlah kamu taqlid kepada siapapun mereka dalam urusan agamamu. Apa yang datang dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya, itulah hendaknya yang kamu ambil. Adapun tentang tabi’in, setiap orang boleh memilihnya (menolak atau menerima)”
Kali lain dia berkata :  “Yang dinamakan ittiba’ yaitu mengikuti apa yang datang dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya, sedangkan yang datang dari para tabi’in boleh dipilih.” [Abu Dawud dalam Masa’il Imam Ahmad hlm 276-277]
b.  “Pendapat Auza’i, Malik dan Abu Hanifah adalah ra’yu (pikiran). Bagi saya semua ra’yu sama saja, tetapi yang menjadi hujjah agama adalah yang ada pada atsar (hadits).” [Ibnu Abdul Barr dalam al-Jami’ (II/149)]
c.  “Barangsiapa yang menolak hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia berada di jurang kehancuran.” [Ibnu Jauzi hlm 142

Comments

Popular posts from this blog

Cerita Maksiat

Allah Sangat Cemburu Bila Seseorang Berbuat Maksiat عن أبي هريرةَ رضي الله عنه عن النَّبيّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ((إنَّ الله تَعَالَى يَغَارُ، وَغَيرَةُ الله تَعَالَى، أنْ يَأتِيَ المَرْءُ مَا حَرَّمَ الله عَلَيهِ)). متفق عَلَيهِ. “Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda; ‘sesungguhnya Allah SWT cemburu. Dan kecemburuan Allah terjadi jika seorang hamba mendatangi (melakukan) sesuatu yang telah diharamkan baginya’ (HR. Bukhari) Pelajaran yang terdapat dalam hadits: 1- Jika seseorang berbuat maksiat(sesuatu yang telah diharamkan baginya), Allah sangat cemburu padanya. 2- Tanpa adanya muraqabah, seseorang memiliki prosentase jatuh pada kemaksiatan lebih besar. 3- Melatih diri untuk ‘menjaga’ perintah dan larangan Allah SWT, dimanapun dan kapanmu ia berada, karena hal ini akan menumbuhkan sikap muraqabah dalam jiwa kita. 4- Bagaimanapun juga, Allah pasti akan melihat, mendengar dan mengetahui segala gerak gerik kita, meskipun kita sendiri mungkin tidak menyadari hal te...

DZIKIR PAGI PETANG LANGSUNG PERINTAH DARI ALLAH

 === DZIKIR PAGI PETANG ===       Langsung Perintah dari Allah Dzikir Pagi Petang itu adalah Dzikir yang diajarkan & dicontohkan oleh Rasulullah. Disamping dicontohkan Rasulullah, Dzikir Pagi Petang itu langsung perintah dari Allah Ta'ala kepada kita semua sebagai hamba-Nya, yaitu : 1.ALLAH TA'ALA memerintahkan langsung kepada manusia dalam Al-Quran yaitu dalam Surat ke 20 Ayat 130, Surat 50 Ayat 39, Surat 3 Ayat 41, Surat 40 Ayat 55, Surat 19 Ayat 11, Surat 24 Ayat 36, Surat 48 Ayat 9, Surat 30 Ayat 17, Surat 33 Ayat 42, Surat 76 Ayat 25, Surat 7 Ayat 205, untuk selalu "bertasbih" pada pagi hari & petang hari atau membaca "DZIKIR PAGI & PETANG." 2.RASULULLAH dalam melaksanakan perintah ALLAH untuk selalu "bertasbih" yaitu dengan cara membaca "Dizkir Pagi & Petang" yg isinya komplit sekali diantaranya kita berdo'a : =mohon rizki yg halal, ilmu yg bermanfaat, amalan yg diterima =mohon semua urusan kita dibantu...

Ummiku Sayang

Ummiku Sayang: Dari: Dr Zakir Naik. Tolong baca sampai habis.. Kita selalu meluangkan sedikit waktu utk Allah. Tapi DIA selalu menyayangi dan merahmati kita. Allah sentiasa bersama kita. Mari kita luangkan waktu 30 menit saja untuk mengingat ALLAH. Bukan berdoa, tetapi memuji-NYA. Hari ini, mari kita sebarkan pesan ini ke seluruh dunia. Maukah anda melakukanya? Jgn simpan pesan ini. Kenapa kita mengantuk apabila SHALAT malam? Tapi bisa terjaga sepanjang malam untuk berwhatsapp. Kenapa kita bosan bila lihat & baca AL-QURAN? Tapi bisa berjam2 lamanya baca whatapps Kenapa kita sering mengabaikan dan menghapus pesan2 yang berhubungan dengan agama? Tapi selalu menyimpan dan mengirimkan pesan2 yang bercanda. Kenapa Masjid makin sepi? Tapi mall2 semakin ramai, sedangkan mall adalah tempat yang paling dibenci Allah. Kenapa kita selalu me nyebut2 nama artis2? Tapi kita susah sekali untuk mengngat ALLAH. Ingatlah; Allah (SWT) Berfirman: Jika kamu berpaling dari aku di depan...

Penyebab Hati Gelisah Menurut islam

"PENYEBAB HATI TETAP GELISAH MESKI RAJIN BERIBADAH" Berikut ini sebuah cerita dari Abu Yazid Al-Busthami, yang insya Allah, dapat kita ambil pelajaran daripadanya; Di samping seorang sufi, Abu Yazid Al Busthami juga adalah pengajar tasawuf. Di antara jamaahnya, ada seorang santri yang juga memiliki murid yang banyak. Santri itu juga menjadi kyai bagi jamaahnya sendiri. Karena telah memiliki murid, santri ini selalu memakai pakaian yang menunjukkan kesalihannya, seperti baju putih, serban, dan wewangian tertentu. Suatu saat, muridnya itu mengadu kepada Abu Yazid, “Tuan Guru, saya sudah beribadat tiga puluh tahun lamanya. Saya shalat setiap malam dan puasa setiap hari, tapi anehnya, saya belum mengalami pengalaman ruhani yang Tuan Guru ceritakan. Saya tak pernah saksikan apa pun yang Tuan gambarkan.” Abu Yazid menjawab, “Sekiranya kau beribadat selama tiga ratus tahun pun, kau takkan mencapai satu butir pun debu mukasyafah dalam hidupmu.” Murid itu heran, “Mengapa, y...

MANFAATKAN SISA UMUR KITA DENGAN SEBAIK-BAIKNYA

MANFAATKAN SISA UMUR KITA DENGAN SEBAIK-BAIKNYA Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz Bismillah. Generasi ulama as-salafus sholih (yakni generasi Sahabat Nabi, Tabi'in, dan Pengikut Tabi'in) merupakan generasi yang paling agung dan utama dari umat Islam sebagaimana yang dikabarkan Oleh Allah dan Rasul-Nya di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Mereka adalah generasi yang paling lurus aqidah dan manhaj (pemahaman)nya, paling baik ibadah dan akhlaknya, serta paling semangat dalam memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu berkata: “Barangsiapa yang ingin mengambil teladan, maka teladanilah (petunjuk) orang-orang mukmin yang telah meninggal dunia (yakni Nabi shallallahu alaihi wasallam bersama para sahabat, pent), sebab orang yang masih hidup tidak (ada jaminan) aman dari tertimpa fitnah (syahwat maupun syubhat, pent).” (Lihat Tafsir Al-Baghowi I/284, I’lamul Muwaqqi’iin karya Ibnul Qoyyim II/202-203, Ighotsatul Lahfan I/159, Madarijus Salikin II...

TERNYATA RASULULLAH BERSABDA : ALLAH MEMBERI UDZUR DI USIA 60TH... DAN UMUR UMATKU DI USIA 60TH HINGGA 70TH, SEDIKIT YG LEBIH DARI ITU...

TERNYATA RASULULLAH BERSABDA : ALLAH MEMBERI UDZUR DI USIA 60TH...  DAN UMUR UMATKU DI USIA 60TH HINGGA 70TH, SEDIKIT YG LEBIH DARI ITU... Saudaraku... Tidak banyak orang yang hidup hingga mencapai usia 60 tahun. Banyak diantara saudara kita, teman kita & sahabat kita dipanggil ALLAH TA'ALA sebelum usia 60 tahun, bahkan banyak pula yg dipanggil sebelum usia 50 tahun dan tidak sedikit yg dipanggil dibawah usia 40 tahun dan dibawahnya lagi. Jika sekarang kita mencapainya maka waspadalah, karena inilah saat yang menentukan akhir perjalanan seorang manusia. Akhir yang baik (Husnul Khotimah) atau akhir yang buruk (Su'ul Khotimah), Na'udzu billah mindzalik... ALLAH TA'ALA mengingatkan hamba-Nya (yang mencapai usia 60 tahun), sebagaimana tersirat dalam firman-Nya.👇 وَهُمْ  يَصْطَرِخُوْنَ فِيْهَا  ۚ  رَبَّنَاۤ اَخْرِجْنَا نَـعْمَلْ َصًـلحا غَيْرَ  الَّذِيْ كُـنَّا نَـعْمَلُ  ؕ  اَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَّا يَتَذَكَّرُ فِيْهِ مَنْ  تَذَكَّرَ وَ...

Doa Agar Cepat Terkabul Permintaannya

Saudaraku... Syarat utama diterima do'a adalah: ✳ Jangan sampai kita melakukan pembatal keIslaman / pembatal syahadat (yang 10 macam).  Khususnya Syirik dan Nifaq. ✳ Dianjurkan menggunakan do'a yg ada di AlQur'an dan AsSunnah, agar ada kemantapan hati dan jauh dari was-was. ✳ Berdoa'alah kepada Allah sebagai seorang hambaNya,  dengan penuh kerendahan hati, jauhkan diri dari rasa Ujub,  Sum'ah dan Riya'. ✳ Penuhi adab-adab do'a yg dituntunkan Allah dan Rasulullah. ✳ Berdo'alah dg penuh rasa khouf dan roja' (takut dan harap/harap2 cemas) Berikut adalah sebagian contoh do'a yg dimaksud: 🙏Doa Agar menjadi Anak Beriman Dan Bertakwa رَبَّنَا هَبۡ لَنَا مِنۡ أَزۡوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعۡيُنٖ وَٱجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِينَ إِمَامًا (Robbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrota a’yun waj ‘alna lil muttaqiina imama) “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (k...

TAK ADA YANG ANGKAT TANGAN!!! (Kisah nyata anak Gaza)

TAK ADA YANG ANGKAT TANGAN!!! (Kisah nyata anak Gaza) By Ka Wawan Herman Husdiawan Ini kisah nyata tentang anak anak TK (Taman Kanak Kanak) di Gaza, Palestina. Cerita ini dituturkan oleh Ka Bambang Bimo Suryono salah seorang pencerita muslim terbaik juga guru saya yang pernah ke jalur Gaza beberapa waktu lalu. Begini kisahnya, suatu hari Ka Bimo mendatangi TK di jalur gaza untuk menyalurkan bantuan dari Indonesia. Sekolah yang didatangi bernama TK Annajmul Quran ( TK Bintang Quran). Sekolah ini terdiri dari 7 orang guru yang kesemuanya hafal Quran. Murid mereka berjumlah 163 orang anak yang merupakan anak yatim piatu korban perang. Saat didatangi dan dibawakan bantuan tak satupun dari 163 anak korban perang yang menengadahkan tangan untuk meminta (mengemis), "Saya minta, saya minta roti!" Kalimat seperti ini sama sekali tidak ada. Mungkin tidak ada kamus meminta bagi anak anak palestina. Padahal mereka sangat layak diberi, betul? Lalu saat Ka Bimo hendak bercerita ...

BERSABAR DALAM MELAKUKAN KETAATAN

BERSABAR DALAM MELAKUKAN KETAATAN Tidak ada satupun ketaatan yg ingin anda lakukan,  pasti disana anda akan mendapatkan rintangan, hambatan, halangan,  dsb. Anda ingin menuntut ilmu ? Pasti ada halangan dan rintangan. Entah itu rasa malas, ngantuk, berat meninggalkan urusan dunia spt berdagang, dsb. Anda ingin rajin sholat berjama'ah di masjid ? Pasti anda akan mendapatkan rintangan dan halangan. Anda ingin sholat berbakti kepada orang tua ? Pasti anda akan mendapat rintangan. Seorang wanita muslimah ingin memakai busana muslimah yang syar'i , pasti dia akan mendapatkan rintangan. Anda ingin melakukan puasa sunnah ? Anda akan mendapatkan rintangan. Semua rintangan itu bisa dihadapi dengan kesabaran. Apabila anda bersabar,  dan bersungguh sungguh dalam menjalankan ketaatan, maka Allah akan memberikan kebaikan yang banyak kepada anda. Tetaplah bersabar karena anda sedang bermuamalah (berinteraksi) dengan Allah,  dan muamalah dengan  Allah butuh pe...

Ketenangan Hati

10 KUNCI AGAR HATI & JIWA KITA TETAP TENANG Setidaknya ada 10 kunci agar hati kita tetap senang dan jiwa kita tetap tenang, yaitu :_ 1. TIDAK MEMBENCI Jangan sekali-kali membenci seseorang walaupun dia berbuat kesalahan kepadamu. 2. TIDAK MERENGUT Jangan berkeluh kesah, sebaliknya perbanyaklah berdo'a kepada Alloh Azza Wa Jalla. 3. HIDUP SEDERHANA Hidup sederhana walaupun punya kedudukan tinggi & harta melimpah. 4. BERPRASANGKA BAIK Senantiasa berfikir positif meskipun kerap ditimpa musibah. 5. SELALU TERSENYUM Senyumlah walaupun hati terluka. 6. SELALU MEMBERI Gemar memberi sedekah walaupun lagi susah. 7. BERDO'A TANPA SEPENGETAHUAN MEREKA Jangan terputus mendo'akan kebaikan untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya. 8. TIDAK DENGKI & IRI HATI Jangan iri & dengki dengan kejayaan teman-teman anda, berdo'alah semoga anda juga berjaya seperti dia, jika anda dengki dengan meng-aib-kan dia.. ingatlah bahwa segala amal baik anda pasti ...